Optimis Terjual 43.000 Tiket, Terbanyak Hari Ketiga
Managing Director ITDC, Bram Subiantono optimis penjualan tiket World Superbike 2022 yang berlangsung dari 11 sampai 13 November 2022 akan menembus angka 43.000 tiket.
"Dan yang terbanyak diminati adalah tiket di hari ketiga karena final race dan puncak semua side event WSBK tahun ini", jelas Bram selepas Rapat Evaluasi Penyelenggaran WSBK, Sabtu malam (12/11), di Media Center Indonesia Sirkuit Mandalika.
Oleh sebab itu penonton hari kedua WSBK dengan jadwal race pertama WSBK terlihat sepi karena memang kurang diminati penonton. Hal ini lumrah terjadi disetiap seri WSBK disemua negara karena antusiasme penonton menyaksikan final race.
Seperti diketahui, penonton hari pertama sesi latihan bebas pertama (Free Practice 1) balapan World Superbike (WSBK) pada Jumat 11 November 2022 di Pertamina Mandalika Internasional Cirkuit Lombok Tengah, memenuhi setengah dari kapasitas kursi-kursi dari seluruh tribun yang tersedia.
Kemudian penonton hari kedua, Sabtu (12/11/22) pada sesi latihan Free Practice 3 dan Race 1 dari WSBK, juga mengalami peningkatan jika dibandingkan pada sesi latihan bebas pertama.
"Penjualan juga masih progresif dan harapan penyelenggara untuk memecahkan rekor penonton terbanyak setelah seri WSBK di sirkuit Dunnington, Inggris semoga terjadi", ungkap Bram.
Terkait tarif parkir, Bram menjelaskan bahwa harga tersebut relatif normal mengingat tarif parkir berlaku untuk sehari penuh di komplek sirkuit dengan agenda event yang padat.
Sementara itu, ditempat terpisah, Komandan Lapangan event WSBK Mandalika, Jamaludin Malady juga optimis bahwa penonton WSBK pada tahun ini akan terus bertambah dan memecahkan rekor.
"Penonton akan terus naik. Sekarang penonton sudah mencapai empat puluh ribuan. Tentu akan semakin bertambah pada Race 2 (Final Race) pada hari Minggu besok." ungkapnya di Media Center Indonesia, Mandalika, Sabtu (12/11).
Dijelaskannya, penonton ditargetkan sebanyak 50 sampai 60 ribu orang. Dari data penjualan tiket yang dikoordinir MGPA saat ini sudah menembus angka 40 ribu lebih. Belum lagi penjualan tiket yang dikoordinir masing-masing kabupaten/kota di NTB.
"Kita harus membandingkan dengan gelaran WSBK tahun kemarin. Kita optimis WSBK tahun ini bahkan melampaui target jumlah penonton sebelumnya. Kalau MotoGP beda konsumen," katanya.








