Ini Pesan Bunda Niken Dalam Memperingati Puncak HUT DWP NTB
Persatuan Dharma Wanita memiliki peran penting untuk ikut membangun karir para suami selama menjadi abdi negara atau aparatur negeri sipil (ASN). Abdi negara memerlukan keseriusan dalam membangun bangsa yang hebat dan besar. Untuk itu, peran para istri sangat dibutuhkan sebagai pendamping agar para suaminya bisa bekerja dengan optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat menghadiri acara puncak HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-22 Tahun 2021 dengan tema"Membangun ketahanan perempuan Indonesia, perempuan yang bermental sehat dan bisnis UKM pulih kembali" di gedung Graha Bhakti Kantor Gubernur NTB, Rabu (15/12).
"Ibu Dharma wanita adalah ibu-ibu yang hebat. Karena telah berhasil pendukung suami berada di jalan yang benar di jalan yang lurus mengabdi pada negara," ungkap Bunda Niken sapaan akrabnya.

Untuk itu, menurut Bunda Niken, perempuan termasuk dari golongan yang rentan terhadap depresi, kecemasan maupun kesehatan mental, baik masalah rumah tangga, ekonomi keluarga dan masalah sosial lainnya. Namun hal itu bisa dicegah dengan melakukan aktivitas fisik dan aktif secara sosial lainnya, termasuk bergabung dalam berbagai kegiatan persatuan dharma wanita.
"Ini penting bagi kita sebagai istri ASN untuk tergabung dalam kegiatan dharma wanita di institusi masing-masing karena ini bagian dari upaya kita untuk menjaga kesehatan mental dengan tetap melakukan aktivitas fisik maupun sosial," pesannya.
Bunda Niken juga memberi gambaran bahwa ada orang lain yang nasibnya atau keadaannya lebih kurang dari para istri ASN. Apa yang dirasakan hari ini patut disyukuri oleh persatu Dharma Wanita. Apalagi Ibu-ibu kalau sendirian di rumah jarang ketemu orang lain, lama-lama bisa stress.
"Tapi kalau kita sering bertemu dengan ibu lain kemudian ngobrol bersama itu akan membuat kondisi mental kita semakin kuat dan bahagia," jelasnya.
Dijelaskan bunda Niken keadaan ini sudah banyak dibuktikan oleh berbagai riset ilmiah bahwa orang yang mempunyai hubungan sosial yang baik pasti memiliki kesehatan mental yang lebih baik pula. Maka begitu pentingnya ibu-ibu terlibat dalam sebuah komunitas untuk membangun hubungan sosial yang baik.

Sementara itu, Ketua DWP NTB, Ny. Hj. Lale Prayatni L. Gita Ariadi menjelaskan, rangkaian HUT DWP tahun ini sudah diisi dengan berbagai kegiatan sosial oleh ibu-ibu dharma wanita di seluruh kabupaten kota se-NTB. Terutama menyalurkan bantuan kepada korban banjir yang melanda beberapa wilayah di Gunung Sari Lombok Barat dan daerah di kabupaten dan Kota Bima.
"Kami juga bekerja sama dengan BPBD NTB dan bekerja sama dengan PKK untuk memberikan edukasi bencana kepada masyarakat terkait mitigasi bencana," ungkapnya.
Dalam memperingati HUT DWP ke 22 tahun ini, lanjutnya, DWP NTB juga memberikan apresiasi kepada dharma wanita kabupaten kota, dharma wanita unit pelaksana perangkat daerah yang telah melakukan pelaporan kegiatan secara elektronik kepada dharma wanita pusat sekaligus masuk sebagai basis data pusat.
"Semoga ini, menjadi pemacu ibu-ibu dalam melakukan program kegiatan," jelasnya.
Dijelaskannya, berkat pelaporan yang dilakukan secara masif menjadikan DWP NTB berada di peringkat kesepuluh dari 34 provinsi seluruh Indonesia. Meningkat dibanding tahun 2019 lalu yang berada di peringkat keenam belas.
"Semoga tahun berikutnya, peringkat DWP NTB akan terus naik hingga masuk tiga besar," harpanya.
Dalam acara puncak HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-22 Tahun 2021 turut dihadiri kepala Dinas Kominfotik NTB, Kepala dinas P2KBP3A NTB dan seluruh anggota DWP kabupaten kota se-NTB. (ikpkominfo)
Berita Terbaru
Lihat SemuaGubernur NTB Ajak Warga Tanam Pohon Cegah Banjir
by Bidang IKP / 05 Mar 2026
Gubernur NTB Dorong Penanganan Stunting di Batukliang Utara
by Bidang IKP / 05 Mar 2026








