PPI NTB Ambil Peran Percepat Upaya Penurunan Stunting di KLU
Kabupaten Lombok Utara mendapatkan efek beruntun yang paling signifikan atas beberapa kejadian bencana, yakni Gempa Bumi tahun 2018 dan disusul oleh Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.
Karenanya banyak tantangan pembangunan yang mesti harus digesa pencapaiannya. Diantaranya adalah penurunan stunting yang harus diusahakan oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi Pita Putih Indonesia di NTB.
Hal tersebut disampaikan Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah selaku Ketua PPI NTB, saat membuka Rapat Koordinasi tingkat Kecamatan dan Orientasi Kader PPI dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting di KLU, melalui Zoom Meeting, di Kantor Gubernur pada Selasa, 28 September 2021.
"Peran kader PPI di kabupaten dan kota sangat sangat dibutuhkan. Karena Kader PPI berhubungan langsung dengan masyarakat. Merekalah yang terjun langsung menekan angka kematian Ibu, bayi dan angka stunting di lapangan," jelas Bunda Niken.
Dalam Rakor dan Orientasi yang juga dihadiri oleh PPI Pusat tersebut, 20 kader PPI NTB siap dilatih dalam menekan angka kematian Ibu, bayi dan angka stunting.
Bunda Niken juga berpesan, Kader PPI selain mendatangi rumah masyarakat juga akan turut membantu pelayanan di tiap Posyandu yang ada.
"Kader PPI harus memahami urgensi tindakan yang akan dan harus dilakukan," pesannya. (diskominfotikntb)
Berita Terbaru
Lihat SemuaGubernur NTB Ajak Warga Tanam Pohon Cegah Banjir
by Bidang IKP / 05 Mar 2026
Gubernur NTB Dorong Penanganan Stunting di Batukliang Utara
by Bidang IKP / 05 Mar 2026








