Tantangan Perpustakaan Zaman Now!, Gubernur NTB : Manfaatkan Digitalisasi
Mataram - - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi oleh Perpustakaan saat ini tidak mudah, perlunya pemanfaatan digitalisasi untuk dapat menyiapkan sumberdaya pengelolaan dan Infrastruktur perpustakaan yang lebih baik lagi.
"Pengelolaan perpustakaan saat ini tak lagi soal ruang dan koleksi fisik buku dan literatur namun harus siap dengan digitalisasi, tantangan perpustakaan tidak mudah. Digitalisasi harus disiapkan dengan sumberdaya pengelola dan infrastruktur digital yang baik", ujar Ujar Bang Zul saat membuka bimbingan teknis bagi 630 tenaga pengelola perpustakaan sekolah dan madrasah se NTB melalui daring di Mataram, Rabu (15/12).
Bang Zul juga mengatakan, bahwa dengan memanfaatkan digitalisasi akan mendapatkan berbagai kemudahan bagi siapa saja yang ingin mencari apa yang dibutuhkan terkait buku, jurnal dan literatur.
"Seorang pustakawan bukanlah sekadar penunggu ruangan namun harus memiliki tingkat pendidikan dan kecakapan khusus terkait pengelolaan profesional," pungkas Bang Zul.
Gubernur juga mengapresiasi kerja Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan yang mulai merevitalisasi perpustakaan di sekolah sekolah.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando, MM mengatakan, paradigma dunia pendidikan yang berubah menjadikan peran perpustakaan sangat vital.
"Paradigma sekarang adalah pendidikan dengan pemecahan masalah dan kecakapan sosial sehingga dibutuhkan referensi bacaan untuk mendukung pengajaran dasar di sekolah sekolah", ujar Syarif.
Untuk itu, jelasnya, perpustakaan dengan pengelolaan yang baik dan digitalisasi sesuai tuntutan zaman harus terus diperbaiki dan diperbaharui.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB mengatakan, bimbingan teknis bagi 630 tenaga pengelola perpustakaan sekolah dan madrasah seluruh kabupaten/ kota di NTB ini dilaksanakan dalam tiga angkatan masing masing 250 orang.
Ditambahkannya, terdapat 33 materi bimbingan teknis bagi pengelola perpustakaan diantaranya manajemen kearsipan, perlindungan, pengamanan dan pemeliharaan dan manajemen arsip digital dan sistem informasi digital.
"Kami bersyukur bimtek ini dapat juga diikuti oleh pengelola perpustakaan sekolah sampai di pelosok seperti di Bima dan pulau Bungin", sebutnya. (diskominfotik)








