Lepas Jamaah Haji Kloter I, Gubernur NTB : Titip Doa untuk Daerah
Mataram, 21 April 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter I asal Kabupaten Lombok Timur dalam acara yang berlangsung khidmat di Aula Bir Ali I, Asrama Haji Lombok, Senin (21/4).
Dalam sambutannya, Miq Iqbal menyampaikan bahwa keberangkatan jamaah haji merupakan momen istimewa, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk memenuhi panggilan Allah SWT ke Tanah Suci.
“Bapak dan Ibu yang berangkat malam ini adalah orang-orang pilihan Allah SWT. Ini adalah nikmat yang patut kita syukuri bersama,” ujar Gubernur.
Miq Iqbal juga menegaskan bahwa tahun ini menjadi momentum penting dalam penyelenggaraan ibadah haji, seiring dimulainya peran Kementerian Haji sebagai institusi khusus yang menangani layanan haji secara lebih fokus dan profesional.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar besar pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji. Kita doakan bersama agar penyelenggaraan tahun ini berjalan lancar dan semakin baik ke depannya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota DPR RI Komisi VIII yang datang langsung dari Jakarta untuk melepas jamaah, sebagai bentuk komitmen dalam pengawasan penyelenggaraan haji.
Gubernur juga mengingatkan para jamaah agar menjaga nama baik bangsa dan daerah selama berada di Tanah Suci.
“Jamaah haji Indonesia dikenal sebagai jamaah yang rapi, disiplin, ramah, dan saling tolong-menolong. Jaga sikap dan ikuti arahan petugas agar ibadah berjalan lancar,” pesannya.
Secara khusus, Miq Iqbal menitipkan doa kepada para jamaah untuk kemajuan daerah Nusa Tenggara Barat.
“Kami titip doa untuk NTB di tempat-tempat mustajab. Semoga daerah kita menjadi daerah yang makmur, sejahtera, dan dijauhkan dari segala bencana,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTB, H. Lalu Muhammad Amin, melaporkan bahwa jumlah jamaah haji Kloter I asal Kabupaten Lombok Timur sebanyak 393 orang. Dari jumlah tersebut, dua orang jamaah tidak dapat diberangkatkan karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan telah digantikan oleh jamaah lain.
Kakanwil juga menyampaikan bahwa pelepasan jamaah haji kali ini merupakan momen istimewa karena dipimpin langsung oleh Gubernur NTB sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya jamaah haji.
“Kehadiran Bapak Gubernur menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah dalam memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar dan jamaah mendapatkan pelayanan optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kakanwil mengajak seluruh pihak untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
“Kita semua berharap dan berdoa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” imbuhnya. (diskominfotikntb)







