Mini Pabrik Kosmetik Diresmikan, STIPark NTB Siapkan Fasilitas Gratis Bagi UMKM
Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah meresmikan Mini Pabrik atau Rumah Produksi kosmetik CV. Karya Iwin Insane di Science Tehnology dan Industrial Park (STIPark) Provinsi NTB, Selasa (28/12).
Dalam sambutannya, Dr. Zul sapaan akrab gubernur NTB menjelaskan, industrialisasi butuh inovasi teknologi sebagai persyaratannya. Dan inovasi teknologi bukan di lembaga penelitian kampus dan riset institusi. Tapi pembelajaran teknologi itu ada di perusahaan-perusahaan. Untuk itu, STIPark NTB adalah program terbaik untuk mengakomodir UMKM/IKM yang semangat memproduksi prodak dengan ide dan gagasan besar tapi tidak memiliki gedung dan modal sendiri.
"Sehingga STIPark NTB menyediakan fasilitas-fasilitas itu secara gratis. Para UMKM tidak perlu membeli gedung, membayar tanah maka datanglah ke STIP sehingga ide-ide besar menemukan tempat untuk tumbuh dan berkembang di masa depan," ujar Doktor Industri itu.
Menurut gubernur, Mini Pabrik atau Rumah Produksi kosmetik CV. Karya Iwin Insane merupakan wujud nyata dari program industrialisasi. Sebab, Industrialisasi adalah cara daerah berkembang untuk menggesa ketertinggalannya kemudian mencicipi kesejahteraan dibandingkan daerah yang maju.
"Industrialisasi adalah kebutuhan bagi daerah miskin untuk mencicipi kemakmuran dengan beralih ke prodak yang mempunyai nilai tambah," ungkap Dr. Zul.

Bahan menurut Dr. Zul, industrialisasi adalah semangat supaya keberlimpahan produk-produk mentah harus diolah karena kalau prodak mentah tidak diolah maka yang kaya pedagangnya saja. Tapi petani dan nelayannya tetap miskin.
"Kalau keberanian mengolah ada di tempat kita, maka produktivitas akan meningkat dengan sendirinya. Maka petani dan nelayan kita akan lebih baik dan sejahtera," harap gubernur.
Untuk itu, Dr. Zul mengenaskan bahwa tugas pemerintah adalah menfasilitasi ide-ide UMKM seperti ini supaya tidak layu sebelum berkembang. Misalkan produk-produk para UMKM yang merasa kesulitan dengan izinnya, mestinya pemerintah yang membuat izinnya.
"Jadi kita yang proaktif membantu mereka, sehingga talenta seperti ibu Iwin ini menjadi pengusaha-pemgusaha besar di masa yang akan datang.
Sementara itu, Direktur CV. Karya Iwin Insane, Iwin Insane menceritakan perjalanan awal bagaiaman produk-produk kosmetik berhasil dibuat seperti produk sabun, body lation, sun block dan berbagai produk kecantikan lainnya.
"Awalnya saya insomnia sejak tahun 2017 lalu. Dari masalah kurang tidur itu, saya mencoba eksperimen dengan berbuat sesuatu untuk membuat sebuah produk dan yang kecantol adalah sabun. Saya terus belajar melihat tutorial di Google," ungkap perempuan asal Dasan Cermen Kota Mataram itu.

Dari eksperimen itu, ia berhasil menciptakan 87 produk kosmetik yang memiliki izin edar di berbagai pasar lokal maupun nasional. Bahkan ia berharap bahwa produk-produknya dapat di ekspor di berbagai negara di dunia. Hingga saat ini, produk-produknya berhasil diganjar oleh berbagai penghargaan
Dalam kegiatan peresmian mini pabrik kosmetik itu, gubernur turut didampingi Ketua TP.PKK Provinsinsi NTB, Wakil Bupat Sumbawa, Kanwil Kemenag NTB, Kadis Perindustrian, Kadis Pariwisata, Kadis Perdagangan Provinsi NTB. (Diskominfotik)








